Skip to main content

Peta Kesesuaian Lahan Bambu

Desa Tempuranduwur, Kecamatan Sapuran

Peta Kesesuaian Lahan Bambu

Peta Kesesuaian Lahan Bambu Desa Tempuranduwur Tahun 2025 menunjukkan bahwa, sebagian besar wilayah desa memiliki kelas klasifikasi “Cukup Sesuai” hingga “Sangat Sesuai” untuk pengembangan bambu yang tersebar di 5 dusun, yaitu Dusun Lempuyang, Kayugan, Pulo, Krajan, dan Bambusari. Area dengan klasifikasi “Sangat Sesuai” ditandai dengan warna hijau tua yang berada pada bagian tengah atas menyebar hingga ke timur desa. Area dengan klasifikasi “Sesuai” ditandai dengan warna hijau muda mendominasi hampir seluruh wilayah di Desa Tempuranduwur. Terakhir, area dengan klasifikasi ”Cukup Sesuai” ditandai dengan warna kuning hanya mendominasi pada bagian tenggara pemukiman Dusun Bambusari. Titik Hasil Survey Bambu banyak terkonsentrasi pada area dengan klasifikasi “Sesuai” dan “Sangat Sesuai”, yang mana memperkuat hasil analisis kesesuaian lahan.

Peta Kesesuaian Lahan Bambu di Desa Tempuranduwur merupakan peta yang menyajikan tingkat kesesuaian lahan untuk penanaman bambu berdasarkan kebutuhan ekologisnya. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan pengaruh beberapa parameter lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bambu secara optimal. Peta ini tidak dimaksudkan untuk menilai fungsi lahan sebagai penahan atau pencegah erosi, melainkan sebagai analisis dasar kesesuaian lahan bagi tanaman bambu berdasarkan kajian literatur.

Parameter yang digunakan meliputi curah hujan tahunan (Google Earth Engine), kemiringan lereng (DEMNAS), penggunaan lahan (digitasi visual citra Google Earth), jenis tanah (Digital Soil Map of the World/DSMW), jarak terhadap aliran sungai, serta survei lapangan untuk mengetahui persebaran rumpun bambu eksisting. Setiap parameter diberi skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya, yaitu curah hujan (20%), kemiringan lereng (30%), penggunaan lahan (15%), jenis tanah (25%), dan jarak aliran sungai (10%).